Dampingi 14 Masjid se-Sidoarjo, PCNU dan Dosen ITICM Dr. Syafii Dorong Standar Baru Pengendalian Internal

Dampingi 14 Masjid se-Sidoarjo, PCNU dan Dosen ITICM Dr. Syafii Dorong Standar Baru Pengendalian Internal

SIDOARJO - Tim Masjid Membangun Masjid dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sidoarjo resmi menggelar agenda visitasi dan pendampingan keuangan bagi belasan masjid percontohan di wilayahnya.

"Fokus utamanya adalah perbaikan tata kelola keuangan masjid mulai dari akuntabilitas, transparansi, dan pengendalian internal," jelas Dosen Bisnis Digital Institut Teknologi Insan Cendekia Mandiri (ITICM), Dr. Syafii, S.E., M.Ak., BKP, yang turut menjadi narasumber.

Berdasarkan dokumen resmi PCNU, program pendampingan lapangan yang berlangsung sejak 14 hingga 23 September 2026 ini menyasar total 14 masjid yang tersebar di berbagai kecamatan.

"Matur suwun atas rawuhnya dan bimbingannya para abah dan yai semua di masjid kami At-Taubah Bumi Intan Permai, Kelurahan Gebang," ujar Sekretaris Takmir Masjid At-Taubah Sidoarjo Kota, Abah Lasmono, selaku salah satu tuan rumah.

"Kami mohon maaf atas segala kekurangan dan hal-hal yang kurang berkenan selama proses pendampingan," tambah Abah Lasmono mewakili jajaran pengurus masjidnya.

Selain Masjid At-Taubah, tim juga turun langsung memberikan bimbingan teknis ke Masjid Al Amiin Waru, Masjid Rochmatul Ummah Taman, dan Masjid Roudlotul Jannah Gedangan.

Evaluasi menyeluruh terkait tata kelola kas umat tersebut turut menyasar Masjid Nur Hidayah Buduran, Masjid Assurur Candi, Masjid Nurul Akrom Tanggulangin, Masjid Annur Jabon, Masjid Baitur Rohmah Porong, Masjid MWCNU Prambon, dan Masjid Nurul Huda Tulangan.

Selain itu, agenda visitasi juga dirampungkan secara bertahap di Masjid Darul Hikmah Wonoayu, Masjid Roudlotul Muttaqin Krian, dan Masjid Miftahul Jannah Balongbendo.  

"Alhamdulillah, pengelolaannya secara umum sudah memenuhi kriteria akuntabel dan transparansi," terang Dr. Syafii memberikan apresiasi terhadap kinerja dasar para pengurus rumah ibadah yang didampinginya.

"Namun yang masih perlu dilakukan perbaikan adalah pada aspek pengendalian internalnya," urai akademisi sekaligus pakar pajak tersebut memberikan catatan evaluasi yang krusial bagi seluruh takmir.

"Pengendalian internal yang dimaksud di antaranya meliputi pemisahan tugas dan kewenangan, serta kelengkapan dokumen keuangan," tegas Syafii merinci solusi teknis untuk mencegah kebocoran maupun tumpang tindih anggaran.

Rangkaian kunjungan ekstensif ini merupakan tindak lanjut dari Pelatihan Bimbingan Teknik Administrasi dan Keuangan Masjid yang sebelumnya telah diselenggarakan di Auditorium PCNU Sidoarjo pada 28 Juni 2026.

"Semoga atas izin Allah SWT kita semua diberikan kesehatan dan umur yang barokah untuk tetap berbuat kebajikan dalam memperjuangkan agama Allah, aamiin," doa Abah Lasmono merespons positif program pengawalan tersebut.Sebagai wujud komitmen perbaikan manajerial, seluruh takmir dari keempat belas masjid ini diwajibkan menyiapkan 10 dokumen operasional, mulai dari laporan keuangan, daftar inventaris, hingga sertifikat wakaf sesuai edaran tim PCNU.

Penulis: Arvendo Mahardika, S.Pd., M.M.,  Kepala LPPM, Kerja Sama, dan Inkubator Bisnis ITICM

icon

Ada Pertanyaan

Hubungi Kami Untuk Pengalaman Tebaik Anda

Hubungi Kami
Image


Profil ITICM
img
img
img
Brosur

Entrepreneur Muda ?

Bentuk diri anda di lingkungan yang cepat dan tepat.

Brosur Daftar Sekarang
img
Partner Kami

Bersinergi Membangun Negeri