Jajaki Potensi Pertanian Desa, Mahasiswa KKN Kelompok 1 ITICM Kunjungi Budidaya Jamur Maron Pacet
MOJOKERTO — Menggali dan memetakan potensi ekonomi lokal merupakan salah satu fokus utama dari kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Teknologi Insan Cendekia Mandiri (ITICM). Pada hari Jumat, 28 Agustus 2026, agenda peninjauan potensi desa kembali dilakukan, di mana kali ini sasarannya adalah sektor pertanian dan UMKM lokal di Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.
Sebagai perguruan tinggi di bawah Yayasan Yatim Mandiri, ITICM senantiasa mendorong para mahasiswanya untuk turun langsung ke lapangan melihat peluang pengembangan masyarakat. Berdasarkan dokumentasi kegiatan, agenda observasi ini dilaporkan oleh Navilla P. C. A, salah satu anggota mahasiswa KKN Kelompok 1.
"Kami berkunjung di lokasi budidaya Jamur Maron," ungkap Navilla dalam laporannya sembari melampirkan potret kebersamaan tim mahasiswa dengan petani jamur setempat.
Kunjungan langsung ini menjadi langkah awal bagi para mahasiswa untuk menganalisis dan memetakan potensi pengembangan usaha budidaya Jamur Maron, baik dari segi inovasi pemasaran digital maupun efisiensi distribusi. Upaya pemetaan ini dilakukan melalui kolaborasi pemikiran dari mahasiswa lintas disiplin ilmu, yang terdiri dari program studi S-1 Bisnis Digital, S-1 Informatika, dan S-1 Teknik Logistik.
Seluruh rangkaian observasi dan rancangan program kerja yang akan dicanangkan oleh para mahasiswa terus mendapatkan arahan serta pengawasan dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kelompok 1, yaitu Radityo Wiratsongko, S.Kom., M.M., dan Akhmad Nidhomuz Zaman, S.T., M.T. Bimbingan dari para DPL ini bertujuan agar solusi atau intervensi teknologi yang nantinya diberikan dapat benar-benar memberdayakan dan meningkatkan taraf ekonomi petani lokal.
Merespons inisiatif kunjungan observasi tersebut, Ketua LPPM ITICM Sidoarjo, Arvendo Mahardika, S.Pd., M.M., memberikan apresiasi atas kepekaan mahasiswanya.
"Kunjungan langsung ke lokasi budidaya Jamur Maron ini menunjukkan kepekaan mahasiswa dalam melihat potensi ekonomi riil di desa. Saya berharap hasil observasi ini dapat ditindaklanjuti dengan program kerja yang aplikatif. Dengan begitu, kehadiran mahasiswa ITICM mampu memberikan nilai tambah nyata bagi kemajuan dan kesejahteraan para petani jamur di Pacet," tuturnya.
Mari Bergabung Bersama Kami!
Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) ITICM Tahun Akademik 2026/2027 telah dibuka! Kami menghadirkan tiga program studi unggulan yang dirancang untuk menjawab tantangan era digital: S-1 Bisnis Digital, S-1 Informatika, dan S-1 Teknik Logistik.
Bagi Anda yang ingin memiliki prospek karir gemilang dengan peluang kerja yang luas, S-1 Teknik Logistik di ITICM adalah salah satu prodi langka dan terkemuka di Jawa Timur. Kami memiliki keunggulan relasi industri yang sangat kuat karena terhubung langsung dengan berbagai asosiasi besar berskala nasional, seperti Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) serta Perkumpulan Pelaku Logistik Indonesia (PPLI). Daftarkan diri Anda sekarang dan wujudkan masa depan sukses bersama ITICM!
Penulis: Tim LPPM ITICM
