Terjun ke Masyarakat, Mahasiswa KKN ITICM Kelompok 2 Bantu Sukseskan Srawung Seni Banteng Kembar di Pacet
Fotografer: Tim KKN ITICM Kelompok 2 2026
MOJOKERTO – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Teknologi Insan Cendekia Mandiri (ITICM) Sidoarjo langsung tancap gas menunjukkan kontribusi nyatanya di tengah masyarakat pada hari kedua KKN. Kali ini, mahasiswa KKN Kelompok 2 turut berkolaborasi dengan warga Dusun Made, Desa Pacet, dalam menyukseskan pergelaran budaya akbar bertajuk "Srawung Seni Banteng Kembar" pada Kamis, 27 Agustus 2026.
Acara kesenian yang menjadi ajang silaturahmi para pegiat budaya ini berlangsung meriah dengan melibatkan paguyuban seni dari 20 desa se-Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.
Ketua Panitia Srawung Seni Banteng Kembar, Prayoga Wanda, menjelaskan bahwa festival budaya ini digelar dalam durasi yang cukup panjang guna mewadahi antusiasme seluruh peserta.
"Kegiatan berlangsung sekitar 12 jam, dari jam 11.00 WIB sampai jam 23.00 WIB. Untuk rangkaian acaranya mulai dari pembukaan yang dibuka oleh Pak Camat, dilanjut dengan kirab, setelah itu penampilan seni bantengan dari masing-masing paguyuban, dan ditutup oleh doa," urai Prayoga.
Ia juga menyampaikan harapannya agar gelaran kesenian ini dapat terus dievaluasi dan berkembang di masa mendatang. "Harapannya semoga acara ini berjalan dengan lancar, tidak ada suatu halangan apa pun, dan semoga di tahun selanjutnya panitia-panitia Banteng Kembar Srawung Seni bisa membuat gagasan yang lebih baik lagi ke depannya," tambahnya.
Peran Aktif Mahasiswa KKN ITICM
Dalam pergelaran budaya yang dihadiri ribuan pasang mata tersebut, para mahasiswa KKN ITICM tidak sekadar menjadi penonton. Mereka secara proaktif membaur dan mengambil peran kepanitiaan guna memastikan seluruh rundown acara berjalan lancar sesuai rencana.
Ketua Kelompok 2 KKN ITICM dari Program Studi Teknik Logistik, Aditya Nugroho, menegaskan komitmen timnya dalam mendampingi kegiatan masyarakat Dusun Made.
"Dalam kegiatan Srawung Seni ini, kami para mahasiswa KKN ITICM turut membantu kelancaran pelaksanaan acara serta berpartisipasi mulai dari proses pembukaan, kirab, hingga membantu proses penampilan di panggung," papar Aditya.
Keterlibatan aktif mahasiswa ini menjadi wujud nyata dari implementasi tridarma perguruan tinggi di bidang pengabdian masyarakat. Melalui sinergi dalam menjaga kearifan lokal seperti seni Bantengan, mahasiswa KKN ITICM diharapkan mampu menyerap nilai-nilai kebudayaan sekaligus memberikan dampak positif bagi kelancaran roda kegiatan di Desa Pacet.
Penulis: Arvendo Mahardika, S.Pd., M.M., Kepala LPPM, Kerja Sama, dan Inkubator Bisnis ITICM
