Wujudkan 'Diktisaintek Berdampak', Kepala LPPM ITICM Instruksikan Mahasiswa KKN Pacet Publikasikan Tiap Proker

Wujudkan 'Diktisaintek Berdampak', Kepala LPPM ITICM Instruksikan Mahasiswa KKN Pacet Publikasikan Tiap Proker

Fotografer: Saipul, mahasiswa KKN ITICM 2026

MOJOKERTO – Kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Teknologi Insan Cendekia Mandiri (ITICM) Sidoarjo di Desa Pacet, Kabupaten Mojokerto, ditargetkan tidak hanya sukses secara pelaksanaan di lapangan, tetapi juga sukses dalam membangun rekam jejak digital.

​Fokus tersebut ditekankan langsung oleh Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) ITICM, Arvendo Mahardika, S.Pd., M.M., saat melakukan kunjungan dan memberikan arahan khusus di Posko KKN Kelompok 1, Rabu (26/8/2026).

​Dalam kesempatan tersebut, Arvendo menginstruksikan dengan tegas agar setiap program kerja (proker) yang dieksekusi oleh para mahasiswa wajib didokumentasikan dan dipublikasikan ke ranah publik. Langkah publikasi media ini dinilai krusial agar kontribusi kampus dapat dirasakan resonansinya secara luas.

​"Setiap program kerja yang kalian jalankan, sekecil apa pun itu, wajib dipublikasikan secara masif. Ini bukan sekadar pemenuhan tugas administratif, melainkan wujud nyata dari implementasi nilai 'Diktisaintek Berdampak'. Masyarakat luas harus tahu bahwa kehadiran ITICM di Desa Pacet benar-benar memberikan solusi konkret di lapangan," ungkap Arvendo di hadapan para mahasiswa.

​Lebih lanjut, ia tidak sekadar menuntut adanya publikasi, melainkan juga menetapkan standar kualitas tulisan. Ia mewajibkan mahasiswa untuk menerapkan kaidah jurnalistik dasar dalam menyusun setiap rilis berita kegiatan, agar informasi yang tersaji kredibel, berimbang, dan menarik untuk dibaca.

​"Dalam menulis rilis berita kegiatan, kalian harus mematuhi kaidah jurnalistik. Pastikan selalu menyertakan kalimat atau kutipan langsung dari kepala lembaga yang menjadi mitra, misalnya Kepala Desa atau Kepala Sekolah, lalu disandingkan dengan pernyataan dari ketua pelaksana proker," urainya memberikan panduan teknis penulisan.

​Menurutnya, komposisi tersebut sangat penting untuk menghindari klaim sepihak dari mahasiswa dan menunjukkan adanya sinergi yang nyata dengan para pemangku kepentingan di desa.

​"Kutipan langsung dari tokoh masyarakat setempat itulah yang akan menjadi bukti validitas keberhasilan proker kalian. Penulisan berita yang berkaidah jurnalistik akan memberikan 'nyawa' pada setiap laporan kegiatan yang kalian buat," pungkasnya.

​Melalui dorongan literasi dan publikasi digital ini, LPPM ITICM berharap gaung pengabdian mahasiswa di Desa Pacet dapat terdengar lebih luas, menginspirasi pihak lain, dan menjadi arsip digital yang membanggakan bagi institusi maupun desa sasaran.

Penulis: Tim LPPM ITICM

icon

Ada Pertanyaan

Hubungi Kami Untuk Pengalaman Tebaik Anda

Hubungi Kami
Image


Profil ITICM
img
img
img
Brosur

Entrepreneur Muda ?

Bentuk diri anda di lingkungan yang cepat dan tepat.

Brosur Daftar Sekarang
img
Partner Kami

Bersinergi Membangun Negeri