DPMD Provinsi Jatim Gandeng Dosen Informatika ITICM Latih E-Monitoring 97 Desa Sasaran

DPMD Provinsi Jatim Gandeng Dosen Informatika ITICM Latih E-Monitoring 97 Desa Sasaran

MALANG RAYA - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Timur tengah mengoptimalkan Program Jatim Puspa Plus Tahun 2026 untuk memberdayakan usaha perempuan di puluhan desa.

Mendukung transparansi program tersebut, Dosen Informatika Institut Teknologi Insan Cendekia Mandiri (ITICM), Ardiyan Nur Pratama, S.Kom., M.Kom., ditugaskan sebagai narasumber Bimbingan Teknis di Kota Batu dan Malang pada akhir Oktober 2026.

Adapun peserta kegiatan tersebut terdiri dari kepala DPMD kabupaten/kota, pendamping kabupaten/kota, kepala desa, sekretaris desa, serta pendamping desa program Jatim Puspa Plus Tahun 2026.

"Saya fokus pada penerapan aplikasi E-Monitoring Kinerja Pendamping," ujar Ardiyan saat ditemui di ruang kerjanya, Senin, 2 November 2026.

Intervensi pengentasan kemiskinan pada tahun ini terbagi menjadi jalur reguler dan perluasan yang secara akumulatif menyentuh 4.604 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Keseluruhan aliran Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Desa senilai total Rp15,6 miliar tersebut wajib dipantau ketat secara digital agar penyalurannya tepat sasaran dan terhindar dari kebocoran birokrasi.

"Jumlah desa yang mendapat bantuan di tahun 2026 ada 97 dengan total anggaran yang dikelola 15 M, dan semua tercatat dalam aplikasi tersebut," papar Ardiyan.

Pelatihan pendampingan teknologi tingkat provinsi ini dieksekusi secara maraton dalam dua gelombang, yakni Angkatan I di Hotel Horison Trunojoyo Batu (26-28 Oktober 2026) dan Angkatan II di Laras Teduh Hotel Malang (29-31 Oktober 2026).

Konsistensi pengawalan arsitektur pemantauan dana desa ini sekaligus menjadi bukti dedikasi panjang akademisi kampus dalam memperkuat sistem tata kelola pemerintahan regional.

"Pekerjaan saya dimulai dari tahun 2020 sampai sekarang," tegas Ardiyan.

Mandat strategis pendampingan teknis ini disahkan langsung melalui surat tugas resmi bernomor 009 dan 010 yang ditandatangani oleh Kepala LPPM, Kerja Sama, dan Inkubator Bisnis ITICM, Arvendo Mahardika, S.Pd., M.M..

Mengedepankan penyelesaian masalah di lapangan, metode bimbingan teknis ini dirancang secara taktis agar seluruh peserta langsung mengeksekusi sistem antarmuka pelaporan tanpa terjebak teori.

"Sebenarnya saya langsung praktik pakai aplikasi," pungkas Ardiyan.

Penulis: Tim LPPM ITICM

icon

Ada Pertanyaan

Hubungi Kami Untuk Pengalaman Tebaik Anda

Hubungi Kami
Image


Profil ITICM
img
img
img
Brosur

Entrepreneur Muda ?

Bentuk diri anda di lingkungan yang cepat dan tepat.

Brosur Daftar Sekarang
img
Partner Kami

Bersinergi Membangun Negeri